Jumat, 07 September 2007

indie musik

musik memang hal yang takkan pernah habis untuk dijadikan bahan obrolan, itu suatu bukti bahwa musik sudah menjadi budaya. musik sangat luas, walaupun kalau kita mendengar kata musik, yang pertama dalam benak kita adalah anak muda, itu karna musik untuk anak muda lebih menonjol dibanding yang lain.. tapi pada kenyataannya semua lapisan masyarakat dapat disentuh oleh musik. bahkan setiap daerah memiliki musik yang dijadikan suatu identitas bagi budaya mereka. kita contohkan gamelan, di beberapa daerah dimainkan dengan irama yang berbeda2 seperti di jawa dan bali.

musik dapat juga menggambarkan suatu gaya hidup bagi sekelompok orang yang menjadikannya sebagai ekspresi dari pribadinya, kita contohkan anak2 funk. selain itu bagi penulis, musik dapat dijadikan sebagai media untuk menyampaikan segala hal dalam dirinya, baik luapan hati, pesan ataupun protes-protes kehidupan. bahkan dalam perkembangannya saat ini banyak warna baru lahir dari kebebasan berekspresi dalam bermusik. contohnya terdapat suatu group musik yang membawakan lagu daerah yang dengan irama jazz bahkan rock.

namun pada terkadang karena alasan pasar, kebebasan berekspresi bagi setiap musisi dibatasi oleh pihak perusahaan rekaman agar karyanya laku di pasaran. itu berarti dengan cara seperti itu kreativitas seorang musisi sukar untuk berkembang. maka setiap musisi yang tiak suka karyanya dibatasi lebih suka menempuh jalur indie. dilihat dari istilahnya maka dalam musik indie musisi harus mengurus sendiri baik proses produksi sampai dengan pemasarannya.

saat ini musik indie menjadi fenomena tersendiri. di setiap daerah telah banyak lahir band-band lokal yang bermunculan dengan warna musiknya sendiri-sendiri. dan sudah dianggap sebagai kewajiban bagi setiap band harus membawakan karyanya sendiri. dengan fenomena seperti itu, kompetisi dalam bermusik semakin terasa. sehingga para musisi dalam hal ini dituntut untuk lebih keatif mengembangkan musik yang ia bawakan. hal tersebut yang mendorong majunya musik indie saat ini.

semakin majunya perkembangan musik indie ternyata tidak luput dari pengamatan mayor label. mereka dengan jeli mengamati musisi indie yang prospek untuk ditawari bergabung dengan mereka. tapi disini mayor label bersikap lebih lunak. mereka hanya membantu proses pendistribusian saja, sedangkan isi dan warna musik tetap murni karya dari musisi tersebut. maka saat ini memilih kalur indie bagi beberapa musisi bukan lagi karna alasan kebebasan bermusik, namun sebagai jalan untuk masuk di mayor label. maka nantinya setelah mendatangkan keuntungan bagi musisi tersebut, apakah akan diberi kebebasan lagi atau tetap saja diberi syarat dan ketentuan yang berlaku agar tetap menjadi ban dari label tersebut.

terus berkembang musik indie... ^_^

1 komentar:

Anonim mengatakan...

http://www.4shared.com/file/46357105/146be26a/The_MarFy_-_sahabat_accoustic_.html

http://www.4shared.com/file/46357175/5b2a74ad/The_MarFy_-_satu_tux_qu_accoustic_.html

http://www.4shared.com/file/46357314/79f337d3/The_Marfy_dia_accoustic_.html

http://www.4shared.com/file/46357453/86b471f1/The_Marfy_doa_dan_harapan_accoustic_.html

http://www.4shared.com/file/46357613/e15c609b/The_Marfy_hanya_untukmu_accoustic_.html

http://www.4shared.com/file/46357854/11ca1d36/The_Marfy_malam_minggu_accoustic_.html

http://www.4shared.com/file/46357959/6eb90bbc/The_Marfy_permata_yang_hilang_accoustic_.html

http://www.4shared.com/file/46358188/fa600489/The_Marfy_sudah_accoustic_.html

http://www.4shared.com/file/46357037/d08abab2/The_Marfy_takan_ada_yang_mengantikanmu_accoustic_.html

promosikan ya hitsna takkan ada yg mnggntiknmu
ama satu tux qu yaaa
plizzz